Tuesday, February 23, 2010

Perempuan Harus Berani Total! (Bagian 3 - Habis)

Sri Parmini, yang kini memegang pangkat Brigjen, punya satu prinsip yang selalu dipegangnya. Setiap ada kemauan, maka pasti ada jalan. Apa yang orang lain mampu, kita juga bisa, demikian Sri meyakini.

Berpegang dengan falsafah itulah Sri merasa tidak canggung saat memimpin. Namun ia tak mengelak, memimpin di wilayah yang notabene didominasi kaum pria bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika menghadapi anak buah yang terkenal malas dan tidak mau berusaha.

''Saya tidak membedakan cara memperlakukan bawahan, baik itu laki-laki atau perempuan. Bagi saya 'cambukan' kecil itu bisa menyadarkan bawahan agar tidak terlena,'' ungkapnya.

Sebagai pemimpin, Sri menghadapi berbagai tipe manusia dengan watak dan sifat yang berbeda. Maka, ia juga harus pintar-pintar mendekati anak buahnya, karena pada dasarnya tidak semua orang bisa diperlakukan sama. Ia perlu mengenali bagaimana sifat-sifat bawahannya, siapa yang harus dikerasi, atau siapa yang cukup ditegur saja.

Di mata rekan sekerja ataupun anak buahnya, Sri dipandang sebagai pemimpin yang tegas. Dalam hal pekerjaan ia tidak ingin setengah-setengah. Menurutnya, sikap inilah yang perlu dimiliki perempuan agar kelak bisa menjadi pemimpin. Pendidikan ini tak hanya diterapkannya pada anak buahnya, tetapi juga pada putri sulungnya. Perempuan harus mampu mandiri, tegas, dan penuh dedikasi dengan apa pun yang dilakukan. Semua harus dilakoni secara serius dan tidak tanggung-tanggung.

''Saya pikir setiap perempuan yang bekerja total tentu akan mendapatkan kesuksesan yang total juga,'' tegasnya.

Di sela-sela perbincangan dengan Kompas Female, Sri juga sempat berkomentar mengenai ribut-ribut soal nikah siri. Sri mengaku sangat tidak setuju dengan nikah siri. Baginya hal tersebut merupakan suatu bentuk untuk merendahkan perempuan. Oleh karenanya, Sri mengaku mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) Peradilan Agama Tentang Perkawinan yang di dalamnya mengatur nikah siri, poligami, dan kawin kontrak.

''Jangan mau jadi perempuan yang 'habis manis sepah dibuang'. Kita harus melindungi hak-hak diri kita, dan anak kita nantinya,'' ujarnya serius. Untuk itu, perempuan tidak boleh memposisikan dirinya rendah di mata orang lain.

Meskipun demikian, menurut Sri perempuan tetap harus tahu diri. ''Kita bekerja berdedikasi dan bertanggungjawab pada pekerjaan. Tetapi kita tidak boleh lupa hak dan kewajiban sebagai istri dan ibu dari anak-anak,'' imbuhnya. "Hormati juga suami, karena bagaimana pun suami adalah kepala rumah tangga."

Normalkah Pendarahan Usai Senggama?


Pendarahan setelah senggama pertanda ada yang tidak normal pada tubuh
perempuan. Yang dikatakan tidak normal adalah ketika pendarahan terjadi secara konstan setelah, atau sedang bersenggama, diikuti oleh rasa sakit, dan bukan pendarahan yang keluar pada masa menstruasi bulanan.

Darah yang keluar dari vagina setelah berhubungan seks bisa disebabkan oleh trauma pada area vagina, kondisi tertentu pada leher rahim, infeksi, dan penyakit menular seksual (PMS). Untuk itu Anda perlu segera menemui dokter untuk mendapatkan perawatan. Tentu saja jenis perawatannya bergantung pada penyebab yang bisa bervariasi pada setiap penderitanya, seperti:

1. Disebabkan infeksi
Pendarahan setelah hubungan seks selain bisa disebabkan infeksi pada vagina, juga bisa disebabkan karena endometritis. Pada kasus endometritis, tenunan halus endometri yang seharusnya melapisi rahim bertumbuh di organ lain seperti ovarium, tuba falopi (saluran telur), atau bahkan kandung kemih. Gejala ini tidak berbahaya, namun rasa sakit bisa mengganggu aktivitas keseharian kita.

2. Disebabkan PMS
Penularan PMS dari pasangan bisa menimbulkan rasa sakit disertai pendarahan setelah berhubungan badan. Jika kemudian muncul demam, ini pertanda telah terjadi infeksi di saluran kelamin bagian atas. Jika sudah begini, segera periksakan ke dokter untuk mendapat
pengobatan tepat.

3. Alat kontrasepsi
Penggunaan alat kontrasepsi IUD bisa menimbulkan pendarahan ringan saat berhubungan seks, pada minggu pertama sejak suntikan IUD pertama. Sedangkan pada perempuan yang mengombinasikan beberapa alat kontrasepsi cenderung akan mengalami pengikisan leher rahim atau hilangnya sebagian atau keseluruhan permukaan leher rahim. Tidak ada gejala khusus yang menandai pengikisan leher rahim, namun tandanya adalah pendarahan setelah bersenggama.

4. Tanda awal kanker serviks
Pendarahan pada vagina secara tak beraturan tak melulu terkait dengan gejala kanker. Pada perempuan yang masuk masa menopouse, pendarahan macam ini disebabkan fluktuasi hormonal. Namun bukan berarti Anda tidak perlu memeriksakan diri ketika mulai menemui gejala ini. Pemeriksaan dokter yang lebih komprehensif akan mendeteksi lebih dini apakah gejala tersebut mengarah pada kanker serviks atau tidak.

Normalkah Kebiasaan Suami Menonton Porno?

Dibandingkan dengan wanita, pria lebih terbuka soal pornografi. Namun, bila sudah ketagihan, kegemaran tersebut bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga. Konsultan seks On Clinic, dr. Bambang Soekamto melihat manfaat pornografi sebagai variasi agar seks tidak monoton. Namun, tentunya pornografi yang dimaksud yang sifatnya manusiawi.

Menurut dr. Bambang Soekamto, pornografi tak akan mengancam keharmonisan rumah tangga kalau komunikasi antara suami dan istri berjalan dengan baik. Masing-masing pihak bisa saling terbuka soal kekurangan dan kelebihan, serta apa yang mereka inginkan dan yang tak diinginkan, termasuk dalam hal seks. Namun, pornografi akan menjadi masalah jika dikonsumsi berlebihan dan dijadikan obsesi, apalagi jika suami sudah mulai membandingkan bintang porno dengan sang istri. Lalu, masih normalkah kegemaran si dia akan hal pornografi itu? Berikut adalah penggolongan sederhana yang bisa Anda jadikan tolok ukur:

Normal
Jika suami masih bisa mengendalikan diri untuk tidak selalu menuruti nafsu birahi saat melihat materi pornografi. Ia terangsang ketika indranya menangkap sesuatu yang erotis, tapi tidak diikuti dengan tindakan negatif.

Ketagihan
Bila pornografi sudah dijadikan alat pembangkit hasrat biologis sang suami. Lalu hasrat tersebut disalurkan lewat cara-cara terbatas, seperti masturbasi atau berhubungan seks dengan Anda. Hati-hati dengan kemungkinan suami Anda keranjingan. Sarankan padanya untuk mengalihkan perhatiannya pada fantasi seks dengan melakukan kegiatan lain dan tanamkan dalam benaknya bahwa Anda adalah satu-satunya wanita yang mengerti hasrat seksualnya.

Kelainan dan Penyimpangan
Kalau pornografi sudah menjadi gaya hidupnya. Pembicaraan dan tingkah lakunya selalu mengarah ke urusan seks. Ia juga melakukan segala cara, termasuk cara yang tidak lazim atau sadis, untuk menuntaskan nafsu birahinya. Sebaliknya, saat suami tidak terangsang sama sekali melihat pornografi, Anda perlu waswas. Artinya, gairah seksualnya tidak normal. Penyebabnya bisa karena pengalaman seks yang menyakitkan atau menderita penyakit tertentu. Jalan keluarnya adalah dengan berkonsultasi ke seksolog, psikolog, atau psikiater.

Menilai Kualitas Sperma Pasangan


Setelah sekian lama menikah, Anda tak juga dikaruniai momongan. Padahal, hubungan seks Anda dan pasangan cukup bergelora. Anda berdua juga tergolong rajin berolahraga, dan menerapkan pola makan yang sehat. Apa yang salah? Banyak kemungkinannya, salah satunya mungkin karena sperma suami Anda tergolong lemah.

Memiliki sperma yang cukup banyak saja ternyata bukan jaminan bagi seorang laki-laki bisa membuahi perempuan. Bahkan tak jarang sperma yang ada lemah, bahkan mandul. Beberapa faktor penyebab sperma yang lemah adalah stres, emosi yang tidak terkontrol, makanan yang tidak sehat, kurangnya hormon estrogen, penyakit (diabetes, jantung), hingga lingkungan yang memungkinkan terpapar dengan zat-zat kimia yang membahayakan.

Bila Anda penasaran dengan kualitas sperma suami, Anda bisa mencoba mengamati apakah sperma suami tergolong lemah. Sperma yang kurang baik ini sebenarnya dikenali secara kasat mata. Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAAC, dalam talkshow bertajuk "Seks dan Kualitas Hidup yang Menyenangkan Walaupun Usia Bertambah" di Bentara Budaya, Jakarta, Senin (1/2/2010), membeberkan tanda-tandanya:

1. Sperma yang normal atau sehat memiliki kuantitas atau ukuran yang cukup, yakni 200 mililiter. Cara mengetahuinya dengan mengumpulkan sperma dalam tabung ukur.

2. Warna sperma yang sehat yakni kelabu pucat, atau cenderung putih.

3. Sperma yang sehat berbau tidak terlalu ekstrem, atau sama sekali tidak berbau. Namun bau sperma yang sehat, menurut Prof Wimpie berbau mirip dengan bunga akasia.

4. Kekentalan sperma juga pertanda apakah sperma itu normal. Semakin kental semakin baik, dan semakin encer semakin tidak baik. Kekentalan sperma hanya berlangsung selama 10-15 menit, dan setelah itu ia akan mencair.

5. Kita bisa mengukur keasaman sperma dengan menggunakan kertas lakmus yang bisa dibeli di apotek. Kertas ini akan memberikan petunjuk seberapa asam atau seberapa basa kondisi sperma. Sperma yang normal memiliki derajat keasaman maksimal 7 pH, atau cenderung basa. Jika terlalu asam, sel sperma lemah, bahkan kosong.

6. Cara lain adalah dengan mendatangi laboratorium untuk memeriksakan kualitas sperma. Tanda sperma yang sehat?
* Gerakannya gesit.
* Jumlah sel sperma dalam satu mililiter sekitar 20 juta ekor. Jadi untuk dapat membuahi minimal harus punya 40 juta ekor.
* Bentuk sperma normal, yakni kepalanya oval dan ekornya bergerak-gerak.

Nah, kalau pasangan Anda memiliki salah satu ciri di atas, segera konsultasikan ke dokter kandungan dengan spesialisasi andrologi.

Mengapa Pria Tidak Suka Hari Valentine?


Sepertinya sahabat-sahabat wanita Anda sudah memasang status berisi hal-hal romantis yang diberikan pasangan mereka masing-masing pada hari Valentine. Namun, mengapa pasangan Anda belum juga memberikan hal romantis? Tidak sekuntum bunga atau secuil cokelat pun. Mengapa?

Harapan Anda untuk mendapatkan kejutan romantis yang menunjukkan bahwa si dia memerhatikan dan membuktikan rasa cintanya kepada Anda tak kunjung datang. Ternyata, memang benar, pria (setidaknya pasangan Anda) tidak suka hari Valentine. Para wanita cenderung akan berpikir, apa salahnya merayakan Hari Kasih Sayang? sementara para pria tidak berpikir begitu. Di kepala pria, sejak ia mendeklarasikan cintanya kepada Anda, ia sudah berusaha untuk bisa menunjukkan sisi romantisnya setiap saat. Maka dari itu, ketika ada hari yang disebut "Hari Kasih Sayang", ia merasa hari itu sebagai ujian akhir sikap romantisnya selama ini. Supaya tidak kecewa karena sikapnya itu, coba simak hal-hal di bawah ini:

1. Perjelas ekspektasi Anda
Pria (dan kebanyakan manusia lain) tidak bisa membaca pikiran Anda. Jika Anda katakan kepada pasangan apa yang Anda inginkan pada Hari Kasih Sayang, maka kemungkinan untuk bisa mendapatkannya lebih besar. Memanjakan diri dengan membeli suatu barang yang benar-benar Anda sukai dan beritahu padanya kesukaan Anda juga akan memberinya semacam "contekan" terhadap apa yang Anda inginkan. Siapa tahu, ia mengejutkan Anda dengan hal kesukaan Anda itu.

2. Terimalah usahanya
Bukanlah hal yang mudah ketika Anda berharap mendapatkan makan malam romantis bersamanya, tetapi ia justru membawa Anda ke bengkel untuk menemaninya memperbaiki mobil. Amat penting untuk mengatakan apa yang Anda inginkan agar tak perlu merasa kecewa pada kemudian hari. Kekecewaan dan sikap ngambek tak akan memperbaiki sikapnya. Namun, ketika Anda menghargai upayanya, menerimanya, dan berterima kasih, hal itu akan memberinya semacam kepercayaan diri untuk menambahkan upayanya pada lain waktu.

3. Pria dan wanita berbeda
Mengertilah bahwa pria menunjukkan rasa cintanya dengan cara yang kadang sulit dimengerti wanita. Secara garis besar, pria merasa keberadaannya dalam sebuah hubungan sudah merupakan bukti terhadap cintanya, dan tak paham mengapa wanita butuh bukti lain. Sudah jelas bahwa wanita dan pria memiliki cara pandang yang berbeda. Cobalah mencoba melihat dari sudut pandangnya. Mungkin apa yang sudah ia lakukan selama ini sudah berupa upaya untuk menunjukkan rasa cintanya.

4. Beri apa yang ia inginkan
Jika saat ini Anda sudah tahu suatu barang yang amat ia inginkan, maka coba cari dan berikan kepadanya. Ketika ia tahu bahwa Anda menyiapkan hal tersebut untuk menunjukkan rasa cinta Anda pada hari Valentine, ia akan berusaha untuk menyamakan upaya Anda tersebut.