Saturday, May 29, 2010

Satu dari Dua Pria Akan Mengalami Impotensi


Katanya sih, pria memikirkan seks setiap tujuh detik. Tetapi fakta ini diruntuhkan oleh studi baru yang diadakan oleh Relate. Makin banyak pria yang ternyata malah kehilangan libido.

Terapis psikoseksual dari Relate, Nina Bryant, mengakui bahwa masalah ini makin meningkat, dan mengancam hubungan pria dan wanita.

"Ketika saya mulai masuk ke dunia ini, jarang sekali ada pria yang melaporkan kehilangan gairahnya dalam seks," ujar perempuan yang berpengalaman selama 18 tahun ini. "Sekarang jumlahnya menjadi sepertiga dari seluruh kasus yang saya tangani."

Ada alasan khusus yang dikemukakan pada spesialis seks mengenai fenomena ini. Beberapa meyakini bahwa pria lebih mampu menyatakan perasaannya (dibandingkan dengan generasi sebelumnya), sementara yang lain merasa pria makin tertekan dengan tanggung jawabnya di dunia yang semakin berkembang ini.

"Kami mengharapkan yang lebih banyak dari pria saat ini," ujar Petra Boynton, psikologi relasi dan seks. "Mereka tak hanya dituntut menjadi pencari nafkah, tetapi juga ayah yang cekatan, sekaligus suami yang mampu memberikan orgasme untuk istrinya."

Pria selalu dianggap berpengalaman soal seks sejak masa puber, namun dalam kenyataannya, dorongan seks pria berfluktuasi untuk penyebab apa pun. Bisa dikarenakan stres, ketidakbahagiaan, kelelahan, atau berada di bawah tekanan saat bekerja.

Mengenai fenomena ini, Bryant mengakui bahwa berfokus pada seks bukanlah jalan keluar terbaik yang dapat dilakukan perempuan. "Tak usah membeli sex toys atau semacamnya. Perempuan bisa mencoba merapikan kamar tidur lebih dulu, meskipun hal itu jarang sekali menjadi penyebabnya," paparnya.

Jika suami terlihat bosan, lebih baik Anda memberitahu pasangan. Tanyakan apakah ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Katakan juga bahwa Anda merindukan suasana romantis di kamar.

Dalam penelitian dikatakan pula bahwa menurut perkiraan, satu dari dua pria akan mengalami impotensi pada beberapa titik dalam hidupnya. Kadang-kadang hal ini merupakan gejala diabetes atau penyakit jantung. Bisa diperparah pula dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Nah, jika kondisi kesehatan suami sebenarnya masih prima, akan lebih baik jika Anda mencari tahu penyebabnya dengan berkonsultasi. Terapis seks profesional sudah terlatih untuk mengangkat masalah yang menjadi akarnya, dan membantu pasangan menemukan hasratnya kembali. Hanya karena Anda sudah menikah 15 tahun, tak berarti hubungan seks menjadi garing kan?

Thursday, May 20, 2010

Komunitas Single Parent: Saling Dukung

Tiga tahun lalu, Titi Atmojo harus menghadapi sesuatu yang tak pernah ia sangka-sangka akan ia jalani dalam kehidupannya, perceraian. Titi yang saat itu sudah dikaruniai seorang anak perempuan kemudian tersadar, permasalahan perceraian tak lantas usai setelah palu di Pengadilan Agama diketuk. Dengan trauma pascaperceraian dan peran barunya sebagai orangtua tunggal, titi pun mulai mencari dukungan moral dari orang-orang terdekatnya.

Seorang teman blogger, Cahyo Dwi, lalu mencetuskan ide untuk membuat milis (mailing list) khusus bagi orangtua tunggal. Berdua, mereka membidani lahirnya milis indosingleparent@yahoogroups.com dan blog di indosingleparent.blogspot.com. Saat ini, milis yang lahir pada bulan November 2007 tersebut sudah memiliki lebih dari 600 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, beberapa bahkan bertempat tinggal di luar negeri, seperti Singapura dan Yunani.

"Ide awalnya ingin membantu orang-orang dengan status single parent, apapun latar belakangnya. Baik itu bercerai atau karena mereka memilih untuk tidak menikah," sebut Titi. Dalam perkembangannya, mayoritas anggota milis adalah single mom akibat perceraian.

Pada awalnya, komunikasi antar anggota hanya terjadi di dunia maya, meski setiap tiga atau empat bulan sekali, pengurus menjadwalkan kopdar, alias kopi darat sesama anggota. Tapi sekarang, menurut Cahyo, kumpul-kumpul bisa saja terjadi seminggu sekali.

"Kami selalu mendorong para anggota untuk saling berteman. Beberapa mungkin masih merasa trauma karena perceraian. Kalau ada orang yang memiliki masalah sama, biasanya mereka lebih nyaman berteman," sambung Titi sambil menyebut pertemanan itulah yang membantu proses penyembuhan trauma berjalan lebih cepat.

Uniknya, meskipun namanya komunitas single parent, anggota aktifnya tak hanya orangtua tunggal saja. Ada anggota yang berasal dari keluarga baik-baik namun memiliki rasa empati tinggi terhadap para orangtua tunggal. Ada pula anak-anak korban perceraian yang turut menjadi anggota. Menariknya lagi, dalam milis ini juga ada konselor yang siap membantu permasalahan anggota-anggotanya.

"Kebetulan ada anggota yang memiliki pengalaman konseling. Biasanya lewat email, tapi kalau memang mendesak bisa ketemuan. Gratis!" tambah Titi.

Kalaupun tak butuh konselor, biasanya orang akan lebih lega setelah bisa mengeluarkan unek-uneknya. Untuk alasan itulah, Titi menyebut milis mereka siap menjadi "tempat sampah" bagi para anggota yang mau berkeluh kesah.

"Ada beberapa orang yang tidak nyaman menceritakan masalah mereka dengan teman atau keluarga yang tidak punya pengalaman perceraian. Kalau di milis, hampir semuanya pernah mengalami. Kami saling memberi feedback, sehingga orang itu merasa lega," terangnya.

Saling Membantu
Para anggota milis ini pun merasa sangat terbantu. Rara dan Chandra, misalnya. Dua wanita yang merupakan anggota awal milis ini mengaku menemukan keluarga baru lewat milis tersebut.

"Yang penting adalah, kami menunjukkan kepada pada orang-orang yang baru mengalami perceraian bahwa mereka tidak sendiri. Banyak yang mengalami emosi serupa setelah berpisah, mari saling mendukung," tukas Chandra.

Apalagi, pembahasan dalam milis juga tak melulu menyoal perceraian semata. Banyak juga yang membuka percakapan tentang tumbuh kembang anak, secara fisik maupun psikologis. Maklum, anak dari single parent masih sering menerima perlakuan buruk atau olok-olok dari teman-teman sebaya.

"Seperti pembahasan-pembahasan di milis keluarga biasa. Bedanya, keluarga di sini hanya ada satu orangtua, bukannya sepasang," imbuh Rara.

Karena itu jugalah, pembahasan lain yang paling sering muncul di milis adalah tentang cara-cara menambah pemasukan. Chandra yang kini bertugas sebagai moderator kerap dimintai saran soal keuangan dan pajak.

Begitulah, berkat milis ini, para orangtua tunggal tak lagi merasa sendiri. Walah begitu, Cahyo menolak jika komunitas yang dibentuknya ini disebut sebagai wadah properceraian. Tujuan utama milis ini, menurutnya adalah untuk saling menguatkan anggota saat mereka mengalami trauma akibat perceraian.

"Kami tidak mendukung perpisahan, karena bagaimanapun juga, jika perceraian terjadi, anak yang jadi korban," tutupnya.

Thursday, May 13, 2010

"Membunuh" Rasa Bosan di Kantor

Karyawan baru biasanya identik dengan pribadi yang selalu bersemangat mengerjakan semua rutinitas pekerjaannya. Sementara karyawan lama justru kebalikannya. Alasannya mudah, yaitu timbulnya rasa bosan. Untuk "membunuh" rasa bosan di pekerjaan, beberapa hal di bawah ini dapat Anda simak.

Pertama, kembangkan ide kreatif Anda. Selalu melakukan pekerjaan yang sama setiap hari tentu akan membuat Anda menjadi bosan. Agar tak bosan, kembangkan ide-ide brilian nan segar di kepala Anda. Jika ide tersebut hanya diendapkan, bisa-bisa orang lain yang akan melakukan ide tersebut lebih dulu.

Untuk mengatasinya, cobalah aplikasikan ide Anda melalui inisiatif di pekerjaan. Misalnya, jika selama Anda hanya terpaku pada data base klien yang lama, sudah saatnya berinisiatif membuat data base yang baru. Hal ini memang akan merepotkan dan menyita waktu cukup banyak, tetapi pikirkan efek positif yang akan Anda dapatkan nantinya.

Kedua, selalu berpikir dalam bekerja. Mungkin Anda merasa bosan karena mendapatkan pekerjaan terlalu banyak, sementara pekerjaan teman yang jabatannya sama lebih ringan. Terlalu memikirkan hal ini tentu akan membawa efek negatif di pekerjaan dan hubungan dengan teman kerja. Cobalah berpikir positif bahwa atasan percaya pada kemampuan Anda sehingga beban kerja Anda lebih banyak.

Hal yang sama pun berlaku bagi Anda yang bosan bekerja karena merasa hanya menjadi "bagian kecil" di sebuah perusahaan. Menjadi bagian kecil dalam sebuah perusahaan besar dimulai dari pekerjaan yang kecil dulu.

Ketiga, mintalah lebih banyak tugas kepada atasan. Rasa bosan biasanya muncul jika pekerjaan Anda telah selesai atau tidak ada pekerjaan sama sekali. Untuk mengatasinya, mintalah tugas tambahan kepada atasan. Agar tidak terkesan "mencari muka", Anda pun dapat membantu rekan kantor menyelesaikan pekerjaannya. Selain dapat mengatasi rasa bosan, hal ini pun akan membuat rekan kerja Anda merasa terbantu.

Jika Anda membiasakan saling membantu pekerjaan dengan rekan kerja, ke depannya mereka akan melakukan hal yang serupa kepada Anda. Atau minimal ketika membutuhkan bantuan mereka, Anda tak perlu merasa sungkan lagi.

Saturday, May 8, 2010

Gamis coklat padu aksesoris

Memang saat hamil kita pasti mengalami kesulitan untuk membeli BAJU HAMIL, apalagi menilai dari segi ukuran. Ya ampun sang suami sampai keringetan nganterin istri belanja. Yang ini bagus tapi ga cukup, yang ini lumayan tapi modelnya ga suka. Biasa wanita belanja banyak milihnya bahkan sampai ber jam – jam lamanya. Solousi yang tepat untuk anda yang sedang mengandung. Saya kemarin mengunjungi diskon GROSIR BAJU MUSLIM. Namun 1 package isinya beragam yakni jilbab, kalung, gamis dan lain – lain.

Pas menurut saya, beli 1 paket dapat lengkap, saya langsung jatuh hati dengan gamis coklat yang dipadu dengan aksen kalung berwarna coklat tua. Sangat elegant tapi tidak ribet. Cocok dibawa jalan – jalan ke mall, atau bersantai menemani suami kita mungkin di tempat dia ngejim. Sangat santai berbahan dasar cotton dengan kw 2 di diskon yang paketannya langsung dengan kalung. Bermerek dapat satu paket dapat, murah dapat. Begitulah saya jika belanja.

Tuesday, May 4, 2010

Berbagi Tips dan Triks Gratis

Dapatkan Tips dan triks Gratis untuk menghasilkan Uang Dari Blog. Di
www.uangdariblog.com anda akan menemukan banyak sekali tips yang akan
membatu anda mendapatkan penghasilan pertama dari blog. Semua tips dan
trik itu bisa anda dapatkan dengan gratis tanpa mengeluarkan uang
sepeserpun. Selain dari Di www.uangdariblog.com, anda juga bisa
mendapatkan berbagai trik di www.ayoberbagi.com.

Monday, May 3, 2010

Pria Pun Ingin Operasi Plastik


Siapa bilang hanya wanita yang terobsesi dengan perut yang rata, hidung mancung, atau kelopak mata yang mampu melawan gravitasi, dan rela melakukan bedah plastik untuk mendapatkannya? Di Inggris saat ini terjadi booming operasi plastik, khususnya di kalangan pria.

Menurut penelitian baru yang dilaporkan oleh The British Association of Aesthetic and Plastic Surgeons (BAAPS), tahun lalu tak kurang dari 3.623 pria menjalani bedah plastik. Hal ini merupakan kenaikan sebesar 21 persen dari tahun 2008.

Di antara berbagai prosedur yang diminati, bedah payudara (dikenal dengan istilah moob job) termasuk yang paling populer. Peningkatannya mencapai 80 persen, sehingga menjadikannya prosedur terpopuler ketiga yang dilakukan kaum pria. Operasi plastik terpopuler pertama dan kedua adalah rhinoplasty (rekonstruksi hidung) dan blepharoplasty (rekonstruksi kelopak mata).

Dibandingkan pria, wanita memang masih mendominasi pemakaian pisau bedah dengan setidaknya 32.193 operasi pada tahun 2009. Hal ini merupakan kenaikan sebesar 5,4 persen, dengan operasi payudara menempati posisi pertama yang paling diminati.

Menurut presiden BAAPS yang juga konsultan bedah plastik Nigel Merceer, "Minat masyarakat dalam operasi estetika tampaknya tetap kuat, dan terus berkembang di antara pria Inggris meskipun negara ini juga terkena dampak resesi."

Tingginya perhatian media yang meningkat terhadap fenomena ini membuat pria menyadari bahwa prosedur ini layak dijalani. Popularitas prosedur pengangkatan alis dan kelopak mata terus berlanjut. Para pria dilaporkan cenderung memilih untuk memperbaiki salah satu saja fitur pada wajahnya, karena dianggap lebih ekonomis ketimbang harus melakukan facelift secara total.