Sunday, March 28, 2010

Pelajaran Cinta dari Taylor Swift dan John Mayer


Hubungannya dengan bintang remaja Taylor Lautner boleh saja kandas dalam tiga bulan, namun Taylor Swift punya pengganti yang lebih menantang. Perempuan yang baru meraih empat piala Grammy ini dikabarkan tengah jatuh cinta dengan John Mayer.

Hubungan Taylor dan John berawal ketika John meminta penyanyi berusia 20 tahun itu ikut mengisi lagu Half of My Heart dari album terbarunya, Battle Studies. Akhir Januari lalu, John mengunjungi kota asal Taylor, Nashville, untuk dinner bersama sekelompok pemusik. John sendiri berada di sana untuk pengambilan gambar salah satu episode Crossroads, yang juga akan menampilkan Keith Urban.

Hanya beberapa hari setelah itu, Taylor hadir memberikan dukungan saat pengambilan gambar berlangsung. Taylor datang bersama ibunya, dan duduk di baris kelima dari depan. Penyanyi country ini terlihat ikut asyik menyanyi ketika John Mayer tampil di atas panggung bersama Keith Urban. Tak jarang ia berdiri sambil bertepuk tangan, lalu membentuk kode cinta dengan kedua tangannya di dada.

Saking menyoloknya aksi Taylor ini, hingga sebuah stasiun radio dari Nashville melaporkan bahwa Taylor diantar balik ke kursinya, lalu dibawa ke backstage saat rehat. Entahlah apa yang terjadi saat itu, namun sebuah sumber mengatakan bahwa Taylor dan John lalu saling flirting.

"Taylor seperti remaja yang kesengsem dengan pria yang jauh lebih tua," ungkap sumber tersebut.

Sumber-sumber lain mengatakan bahwa usai pengambilan gambar, keduanya kembali dinner bersama gerombolan pemusik. Setelah itu, John dikabarkan menyelinap ke kamar hotel Taylor.

Love lesson for Taylor

Tentu saja, tak ada yang tahu apa yang dilakukan kedua orang ini di kamar. Banyak yang khawatir, Taylor bakal jadi korban John yang kesekian. Perempuan bersuara bening ini dianggap masih terlalu polos.

Nah, bayangkan bila ia terlibat hubungan cinta dengan John Mayer. Pria ini jelas punya daya tarik yang sulit ditolak (kalau tidak, mana mungkin Jessica Simpson dan Jennifer Aniston bisa benar-benar mau putus darinya).

Di lain pihak banyak pula orang yang berpendapat bahwa Taylor tak perlu dikasihani. Setiap perempuan haruslah mendapatkan pelajaran cinta dari pengalaman berhubungan dengan berbagai tipe laki-laki. Di antara tipe-tipe tersebut, pastilah ada sosok bad boy seperti John Mayer. Selama hubungan tersebut tak menyebabkan kerugian fisik atau perlawanan terhadap hukum, Anda tak perlu mengkhawatirkannya.

Ketika Anda mencintai seseorang, namun orang itu memilih untuk meninggalkan Anda, tak perlu memintanya kembali. Biarkan ia pergi, karena selalu ada alasan dan makna di balik peristiwa tersebut. Agar Anda mendapatkan makna cinta yang lebih lengkap, akan lebih baik bila sebelumnya Anda telah bertemu Mr. Wrong. Karena meskipun hubungan dengannya tak berlanjut, setidaknya Anda telah belajar dari hal-hal seperti berikut:

* Mendapati si dia tengah berpelukan dengan perempuan lain di kafe, padahal sebelumnya ia mengatakan tak dapat menemani Anda ke acara keluarga karena harus meeting.
* Kekasih memanfaatkan Anda, entah karena uang, jabatan, atau apa pun kelebihan Anda, untuk kepentingannya sendiri.
* Sering dibohongi. Si dia tak pernah terus-terang mengenai pekerjaannya, atau latar belakang keluarganya.
* Diputuskan tiba-tiba, tanpa Anda ketahui apa kesalahan Anda yang sebenarnya. Tak lama Anda tahu si dia telah punya kekasih baru.
* Ditolak, meskipun sepanjang tahun ia terkesan menghujani Anda dengan perhatian. Ternyata, ia hanya merasa kesepian karena kekasihnya sedang di luar negeri.
* Si dia tiba-tiba sulit dihubungi, tak pernah membalas telepon Anda, dan akhirnya menghilang.
* Ia terus-terusan mengajak Anda flirting hingga Anda jatuh cinta berat, namun belakangan baru menyadari bahwa ia telah beristri.
* Si dia masih berhubungan dengan mantannya, dan diam-diam masih sering menemuinya. Ketika Anda meminta penjelasan, ia memilih untuk kembali pada mantannya.

Tentu, Anda tak harus berlama-lama bertahan dalam hubungan yang tak sehat seperti ini. Begitu Anda memahami apa yang telah terjadi selama ini, sebaiknya segera tinggalkan si dia dan jadikan hal itu sebagai pelajaran berharga.

Bagaimana menurut Anda, haruskah kita mendapatkan pengalaman buruk tentang cinta lebih dulu sebelum menemukan cinta sejati?

Thursday, March 25, 2010

Payudara Tak Bereaksi Ketika Disentuh, Normalkah?

Puting payudara termasuk salah satu area paling sensitif dari tubuh manusia, termasuk pria. Namun sebagian perempuan tidak merasakan sensasi apa pun ketika puting payudaranya disentuh atau tidak selalu merasakannya. Perempuan lain bahkan melonjak mundur karena merasa tidak nyaman saat disentuh dan harus berpura-pura menikmatinya. Apakah hal ini menunjukkan suatu ketidaknormalan? Bagaimana pula mengatasinya?

Menurut Dr Hilda Hutcherson, profesor klinis di bidang obstetri dan ginekologi untuk Diversity and Minority Affairs di College of Physicians and Surgeons, Columbia University, New York City, hal ini ternyata bukan sesuatu yang langka. Banyak perempuan yang tidak merasakan kenikmatan ketika puting mereka distimulasi.

"Setiap perempuan itu berbeda, dan bagi beberapa di antaranya, puting payudara bukanlah bagian yang sensitif dari anatomi tubuh mereka. Untungnya, seluruh tubuh kita adalah suatu zona erotis yang besar. Tugas Andalah menemukan area yang paling sensitif di tubuh Anda," ujar Hutcherson.

Penulis buku Pleasure: A Woman's Guide to Getting the Sex You Want, Need and Deserve ini juga mengatakan, ketika jemari kaki Anda melengkung sewaktu dibelai, dicubit, atau dipijat, itu tanda bahwa di situlah area sensitif Anda.

Kemungkinan lain dilontarkan oleh Veronica, seorang ghost writer yang berbasis di New York City. Beberapa pria dan wanita memiliki puting yang terlalu sensitif karena konsentrasi pada ujung saraf. Ketika perempuan mendapatkan terlalu banyak sensasi pada area tersebut, hal ini justru akan membuatnya tak mampu menikmati sentuhan tersebut.

Menurutnya, masalah utama dari hal itu bukan pada fisik, melainkan pada kurangnya komunikasi. Bila Anda terus berpura-pura menikmati sentuhan si dia di payudara, maka hal ini akan membuatnya tak lagi berusaha menstimulasi hotspot Anda yang sesungguhnya. Sampaikan saja mana bagian tubuh Anda yang ingin disentuh, atau bimbing tangan si dia ke arah zona tersebut.

Jika oversensitivitas merupakan akar masalahnya, ada cara lain untuk mengatasinya. Misalnya, mintalah suami menatap Anda, sementara Anda menstimulasi sendiri puting payudara Anda. "Pasangan bisa meletakkan tangannya di punggung tangan Anda, mengikuti gerakan Anda. Meskipun Anda tidak disentuh secara langsung, pasangan tetap akan menyentuh Anda," demikian sarannya.

Cara ini cukup menguntungkan karena Anda bisa merasakan keintiman yang luar biasa. Anda bisa merasakan kesabaran suami, pengertiannya akan kondisi Anda, kemampuannya mendengarkan keinginan Anda, dan hasratnya untuk membuat Anda senang.

Puting payudara yang kurang sensitif juga bisa merupakan gejala dari masalah medis. Jika sensitivitas tidak selalu ada, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Siapa tahu Anda akan diminta untuk melakukan pemeriksaan mamografi untuk mengetahui kelainan pada payudara Anda.

Friday, March 19, 2010

Pasangan Beda Selera Juga Bisa Langgeng

Sesekali menemani ia main game boleh lah. Padahal saya amat benci main games!
Jumat, 19/2/2010 | 17:23 WIB

KOMPAS.com - Anda pasti sering terkejut mendapati pasangan dengan pribadi yang amat berlawanan, namun sukses berakhir di pelaminan. Mereka berhasil melewati segala hambatan yang ada dalam hubungan, meskipun sedikit sekali persamaan di antara mereka.

Kebanyakan hubungan yang berhasil ternyata memang dibangun di atas perbedaan. Hal ini disebabkan, sesuatu yang berbeda akan terus memercikkan rasa penasaran akan pasangan kita. Yang penting adalah, perbedaan tersebut bukan yang bersifat prinsip. Misalnya, soal perbedaan keyakinan. Atau, perbedaan soal apakah Anda akan menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja, serta keinginan memiliki anak atau tidak.

Di luar itu, perbedaan yang ada di antara pasangan sebaiknya dinikmati saja, seperti:

1. Selera musik
Anda mungkin kurang cocok dengan selera musik pasangan. Dia menyukai musik-musik oldies yang membuat Anda ingin tidur saat mendengarnya. Sedangkan Anda senang musik-musik masa kini yang lebih nge-beat. Tidak ada salahnya untuk memberikan empati pada hobi masing-masing pasangan, kan? Pengetahuan kita akan musik jadi bertambah, dan kita bisa berbagi.

2. Pengetahuan yang berbeda
Saat ke toko buku, ia langsung mendatangi rak buku dengan tema-tema militer. Sedangkan Anda langsung santai membaca novel sastra atau novel ala Albert Camus dan Satre. Ia menganggap buku-buku Anda kelewat serius, sementara Anda pun tidak mengerti apa yang membuatnya tertarik dengan militer (karena ia tidak berkarier di militer). Keuntungan dari perbedaan minat ini adalah, Anda dan suami bisa saling berbagi mengenai info baru.

3. Punya teman dengan latar belakang berbeda
Teman-temannya selalu ribut membicarakan persiapan untuk naik gunung atau alat-alat perlengkapan diving yang Anda tidak paham. Mereka juga tampil kucel dengan sandal jepit dan baju kaos kusam. Sedangkan teman-teman Anda selalu "wangi", dan rajin membawakan buah tangan untuk Anda.

Siapa bilang Anda tidak bisa berdamai dengan situasi seperti ini? Makin berbeda, maka makin seru. Anda pasti bosan melihat perilaku yang serba diatur, kan?

4. Anda punya tabungan, dia boros!
Profesor dari Warthon School of Finance mengatakan bahwa kita terkadang tertarik dengan orang yang punya gaya hidup atau cara mengelola keuangan yang berbeda dengan kita sendiri. Mungkin ia tidak punya simpanan deposito seperti Anda, tetapi ia menginvestasikan uangnya dalam bentuk rumah atau mobil.

5. Gaya pakaian yang berbeda
Anda ingin setelah menikah tinggal di rumah yang jauh dari kebisingan, sedangkan ia ingin tinggal di tengah kota. Ia punya selera pakaian yang nyentrik, sedangkan Anda cenderung konservatif. Ladies, tidak perlu berkeras hati mengubahnya. Setiap usaha akan mendapatkan jalan terbaik. Ikuti saja keinginan si dia atau sebaliknya. Anda akan mendapatkan pengalaman yang jauh lebih kaya daripada pasangan yang memiliki selera yang sama.

Wednesday, March 10, 2010

Baju Muslim Warna Pink Untuk Intan

Idul fitri memang masih lama, namun tidak ada salahnya kita menyiapkan baju untuk si kecil. Malahan jika kita beli sekarang, harga yang kita dapatkan tidak akan semahal saat Idul Fitri, itu sudah pasti. Dan tentu saja kita tidak usah berdesak-desakan jika kita membeli BAJU MUSLIM di pasar malam.

Malam ini saya bermaksud untuk pergi ke pasar malam, suami sudah memberikan ijin saya untuk pergi bersama saudara perempuan untuk membelikan Intant BUSANA MUSLIM. Saya sudah tau baju apa yang di inginkan oleh Intan, saya juga sudah tau betul motif apa yang paling dia sukai. Intan suka baju dengan motif bunga matahari, dan warnanya dia suka yang pink. Tidak gampang untuk menemukan baju muslim yang berwarna pink. Saya harus mengunjungi banyak toko dan menghabiskan lumayan banyak waktu hanya untuk menemukan baju yang berwarna pink dan memiliki motif atau corak bunga matahari.

Sunday, March 7, 2010

Orgasme Perempuan Ditentukan Kecerdasan Emosinya


Perempuan dengan kecerdasan emosi tinggi lebih mudah mencapai orgasme dalam hubungan seksual. Dengan kecerdasan emosinya, perempuan menjadi lebih mudah berkomunikasi dengan pasangan dalam menyampaikan ekpektasi seks dan hasratnya.

Lemahnya kecerdasan emosi berpengaruh besar terhadap masalah disfungsi seksual pada perempuan. Sederhananya, kenali bagaimana kecerdasan emosi Anda, asah jika masih lemah, maka impotensi pada perempuan pun teratasi.

Demikian hasil sebuah studi yang melibatkan total 2.000 perempuan kembar. Profesor Tim Spector dari King's College London sengaja mencari responden kembar dalam penelitiannya karena akan lebih mudah menganalisa faktor genetik dan lingkungan yang mempengaruhi masalah kelainan seksual.

Meski survei menunjukkan sebagian besar perempuan tak bermasalah dengan orgasme, namun beberapa di antaranya mengalami kesulitan mencapai klimaks saat berhubungan seksual.
Ukurannya, jika perempuan memiliki kecerdasan emosi kurang dari 25 persen dari standar rata-rata, frekuensi orgasme tidak terlalu sering.

Penelitian ini membuktikan, kecerdasan emosi berdampak langsung pada peningkatan kemampuan perempuan dalam hubungan seks, terutama dalam menyampaikan keinginannya untuk mencapai klimaks kepada pasangan. Dengan memainkan emosi, perempuan menjadi lebih terbuka dan tak lagi sungkan meminta pasangan memuaskan hasratnya.

Hasil studi ini membuktikan, kecerdasan emosi yang tinggi dalam diri seseorang membuatnya bertumbuh dalam hal perilaku, dan menjadi bentuk terapi kognitif untuk memperbaiki kehidupannya.

Jadi, cobalah tes seberapa tinggi kecerdasan emosi Anda. Atau coba ukur kemampuan orgasme Anda. Jika sulit mencapainya, jangan-jangan Anda memang masih perlu mengasah kecerdasan emosi Anda!